MANAJEMEN PRODUKTIVITAS DOSEN DI PERGURUAN TINGGI ISLAM:PENDEKATAN ORGANISASI, KEPEMIMPINAN, DAN TRANSFORMASI DIGITAL

Penulis:

Ahmad Yani

Suharno Pawirosumarto

Muhammad Ridwan

Editor : Ahmad Khairul Nuzuli

xi -214 Halaman 14.8 x 21

Cetakan Pertama Desember 2025

Perkembangan teknologi informasi, dinamika organisasi, dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap mutu pendidikan tinggi menempatkan dosen sebagai aktor kunci yang harus beradaptasi, berinovasi, dan menjaga kualitas kinerja akademik. Namun di tengah perubahan tersebut, produktivitas dosen PTI masih menghadapi berbagai tantangan: mulai dari persoalan komitmen organisasi, gaya kepemimpinan yang belum efektif, motivasi kerja yang fluktuatif, hingga tekanan work-life balance yang semakin kompleks. Selain itu, transformasi digital di banyak PTI berjalan tidak merata sehingga teknologi informasi belum sepenuhnya mampu memperkuat performa akademik maupun organisasi.

Buku ini disusun untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai berbagai faktor yang memengaruhi produktivitas dosen PTI, baik dari sisi teori maupun temuan empiris. Pada Bab I, pembaca diajak memahami konteks Perguruan Tinggi Islam di era digital, tantangan produktivitas dosen, problematika pembelajaran daring, serta urgensi penguatan faktor organisasi di PTI. Bab II mengulas konsep manajemen dan organisasi, dimensi produktivitas dosen, komitmen organisasi, gaya kepemimpinan, motivasi kerja berbasis Self-Determination Theory, serta peran teknologi informasi dalam mendukung transformasi akademik.

Pada Bab III, buku ini menelaah bagaimana teknologi informasi berfungsi sebagai variabel moderator melalui pendekatan model-model penerimaan teknologi seperti TAM dan UTAUT. Pembahasan difokuskan pada adopsi Learning Management System (LMS), kesiapan infrastruktur digital, kompetensi dosen, serta efektivitas teknologi dalam memperkuat faktor organisasi.

Selanjutnya, Bab IV menyajikan model determinan produktivitas dosen yang mengintegrasikan komitmen organisasi, kepemimpinan, motivasi kerja, work-life balance, serta peran moderasi teknologi informasi. Pembahasan ini menawarkan kerangka konseptual yang dapat digunakan sebagai dasar penelitian lanjutan maupun praktik manajerial di PTI.

Pada Bab V, pembahasan diarahkan pada analisis kritis mengapa beberapa faktor berpengaruh signifikan sementara yang lain tidak, berdasarkan perspektif teori organisasi dan kepemimpinan. Bagian ini mengungkap bagaimana dinamika internal PTI, budaya organisasi, dan pola kepemimpinan memengaruhi produktivitas dosen, termasuk mengapa teknologi informasi tidak selalu efektif sebagai moderator.

Buku ini ditutup dengan Bab VI, yang berisi implikasi praktis dan rekomendasi strategis bagi pimpinan PTI. Mulai dari strategi penguatan komitmen organisasi, reformasi kepemimpinan akademik, pengembangan sistem insentif dan motivasi berkelanjutan, kebijakan work-life balance, hingga optimalisasi teknologi informasi melalui pelatihan, infrastruktur, dan kebijakan kelembagaan. Bagian ini juga menghadirkan peta jalan (roadmap) penguatan produktivitas dosen PTI yang dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan SDM dosen secara sistematis dan berkelanjutan.

Penulis berharap buku ini dapat menjadi referensi penting bagi akademisi, pimpinan PTI, pengambil kebijakan, mahasiswa pascasarjana, serta para peneliti yang tertarik mendalami isu produktivitas dosen dalam perspektif manajemen, organisasi, kepemimpinan, dan transformasi digital. Semoga buku ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *