Penulis:
Pebi Julianto
Risnita
Abdul Halim
Editor, Tata Letak Isi:
Ahmad Khairul Nuzuli
V + 95 Halaman 14.8 x 21
Cetakan Pertama Oktober 2025
Buku ini hadir sebagai upaya untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kesejahteraan dosen, baik dari sisi intrinsik maupun ekstrinsik, yang menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan sumber daya manusia di pendidikan tinggi.
Buku ini mengulas secara komprehensif konsep kesejahteraan dosen dari dua dimensi utama—intrinsik dan ekstrinsik—serta relevansinya dalam konteks manajemen pendidikan Islam. Dengan pendekatan teoritis dan reflektif, buku ini mengajak pembaca memahami kesejahteraan bukan hanya dari aspek material, tetapi juga dari aspek psikologis, moral, dan spiritual yang membentuk integritas profesi dosen.
Pada Bab I, pembahasan dimulai dengan pengenalan mengenai dimensi intrinsik dan ekstrinsik kesejahteraan dosen, memberikan landasan konseptual yang menegaskan bahwa kesejahteraan sejati bersumber dari keseimbangan antara kepuasan batin dan dukungan lingkungan eksternal.
Bab II mengulas karakteristik pribadi dosen sebagai faktor intrinsik yang berpengaruh terhadap kesejahteraan, seperti kepribadian, nilai kerja, dan etos profesional. Sementara Bab III menyoroti komitmen dosen terhadap profesi dan institusi sebagai bentuk tanggung jawab moral yang memperkuat kesejahteraan batin.
Pada Bab IV, buku ini beralih ke dimensi ekstrinsik dengan membahas sistem penghargaan, baik finansial maupun nonfinansial, sebagai salah satu faktor penting dalam menciptakan kepuasan kerja dan loyalitas.
Bab V kemudian mengintegrasikan kedua dimensi tersebut melalui pembahasan tentang implementasi kesejahteraan dosen dalam kehidupan nyata, menampilkan contoh dan refleksi bagaimana faktor intrinsik dan ekstrinsik saling melengkapi dalam membentuk kesejahteraan yang utuh.
Bab VI mengangkat tantangan-tantangan yang dihadapi dosen dalam meningkatkan kesejahteraan, mulai dari beban administratif hingga ketimpangan kebijakan pendidikan, serta menawarkan alternatif solusi berbasis kebijakan dan manajemen sumber daya manusia.
Sebagai penutup, Bab VII menempatkan seluruh pembahasan dalam perspektif Manajemen Pendidikan Islam, menegaskan bahwa kesejahteraan dosen tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan duniawi, tetapi juga pada nilai-nilai spiritual, amanah, dan keikhlasan dalam menjalankan peran sebagai pendidik dan teladan moral.
Buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, pengelola perguruan tinggi, dan pemerhati pendidikan yang ingin memahami serta mengembangkan paradigma kesejahteraan dosen secara holistik—yang menggabungkan aspek psikologis, sosial, ekonomi, dan spiritual dalam satu kerangka pemikiran manajerial yang utuh.
